skip to main |
skip to sidebar
Cara Membuat Batik
Di daerah-daerah sentra batik pasti tak sedikit turis asing mengunjungi workshop membatik
untuk mengetahui secara langsung proses pembuatan batik tersebut,
bahkan tak jarang dari mereka mencoba merasakan proses membatik. Dengan
demikian, sebagai pemilik kita tidak boleh dilangkahi oleh pendatang.
Maka dari itu, jangan segan untuk belajar memahami kebudayaan sendiri.
dalam hal ini, mari kita mencoba mengenal bagaimana cara membuat batik.
Berikut langkah-langkah untuk membuat batik:
- Siapkan alat dan bahan untuk membatik
seperti: kain mori sesuai kebutuhan yang telah diketel (proses
menghilangkan kanji pada kain dengan cara diuleni dalam larutan minyak
kacang) dan canting.
- Gambar desain di atas kain mori sesuai dengan pola yang diinginkan. Dalam istilah perbatikan tahap ini sering disebut Nglengreng.
- Panaskan
lilin/malem diatas wajan hingga mencair sempurna. Suhu maksimal lilin/
malem sekitar 80 derajat Celcius. Jadi, harus berhati-hati saat
menggunakannya.
- Perhatikan posisi
duduk saat membatik. Duduklah dengan posisi tungku/ kompor batik berada
di sebelah kanan(kecuali kidal, tungku/ kompor ada di sebelah kiri)
untuk memudahkan mengambil malem dan menggoreskannya ke atas kain mori.
- Celupkan canting ke dalam wajan yang terisi oleh malem selama sekitar 3 detik sebagai pengesuaian suhu pada canting.
- Mulailah
menggoreskan canting ke atas kain yang telah dilengreng (dipola) dengan
menggoreskannya dari kiri ke kanan sama halnya dengan menulis latin.
Hal ini dimaksudkan agar mendapatkan goresan yang baik dan halus.
- Isilah
bagian pola yang kosong dengan ornamen-ornamen seperti garis-garis
arsiran maupun titik-titik. Misalnya pada gambar daun mestinya memiliki
tulang daun, maka daun tersebut akan diisi garis sesuai dengan
kebutuhan. Tahap ini biasa disebut dengan istilah Isen-isen.
- Tahap nembok artinya mengeblok bagian
kain yang tidak ingin terkena warna. Namun, tahap ini dilakukan apabila
dibutuhkan warna awalnya.
- Tahap pencelupan warna. Biasanya menggunakan pewarna sintesis napthol dan indigosol. diperlukan beberapa kali celupan untuk memunculkan warnanya.
- Tiriskan kain yang telah dicelup dan diamkan agar warnanya dapat meresap dengan maksimal pada serat kain.
- Rebus
kain dalam air mendidih 100 derajat Celcius untuk melirihkan lilin/
malem yang menempel pada kain untuk memunculkan motif yang telah
didisain. tahap merebus ini disebut nglorod.
- Cuci
kain batik dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa lilin/ malem
yang masih menempel. Kemudian, jemurlah dengan angin-angin dan hindari
terkena panas sinar matahari langsung.
0 komentar:
Posting Komentar